JAKARTA – Awal Januari 2026 gerakan #saveTIM kembali menggema. Willy Fwi dan Ical Vrigar mengajak kawan-kawan seniman untuk aksi #saveTIM kembali pada 3 Januari 2026, dan dilanjutkan dengan aksi kedua ditahun awal 2026 ini pada 10 Januari, dengan tagline UNFINISHED STRUGGLE.
Perjuangan Belum Selesai! Mari bergerak dan bersuara untuk selamatkan Taman Ismail Marzuki !

UNFINISHED STRUGGLE
Lepas dari mulut Jakpro, masuk ke mulut JXB
1. KOMERSIALISASI = KEHILANGAN IDENTITAS. Taman Ismail Marzuki akan kehilangan identitas, lenyap autentitas dan kematian karakter aslinya sebagai barometer, etalase dan laboratorium seni budaya.
2. KOMERSIALISASI = KONTROL KETAT. Aktifitas seniman, kebebasan berekspresi dan hak berhimpun akan dibatasi dengan ketat.
3. KOMERSIALISASI = EKSKLUSIFITAS. Setiap jengkal ruang di TIM akan menjadi eksklusif, dan hanya dapat diakses oleh mereka yang mampu membayar, sehingga mengurangi aksesibilitas bagi masyarakat luas.
4. KOMERSIALISASI = PEMUSNAHAN FUNGSI SOSIAL. Sebagai ruang publik, TIM akan kehilangan fungsi sosialnya, dan menjadi lebih berorientasi pada keuntungan ekonomi daripada kepentingan masyarakat.
#saveTIM
#enyahJAKPRO
#tolakJXB





